tujuh

August 23rd, 2006 by anakzaman

Udah lama nih, si anakzaman ngga nulis di blog friendsternya.

Sekitar tahun 2004, si anakzaman agak2 ketagihan sama friendster. Tiap hari log-in, nyari temen, bikin testimonial, lihat2 foto. Kebanyakan buat inget2 masa lalu, soalnya sudah hampir 7 tahun si anakzaman ngga tinggal di kampung halaman keduanya. Tapi begitu lihat foto2 teman masa lalunya, si anakzaman jadi teringat masa2 dulu, dari SD - SMP - SMA sampai masa kuliah.

Tapi sekarang si anakzaman jarang banget buka friendster. Entah kenapa. Kemungkinan besar sih karena malas. Mungkin juga karena udah hampir mentok temen2nya di friendster. Mungkin karena ada kegiatan2 lain yang menghabiskan waktu dan tenaga si anakzaman.

Tapi buat temen2 si anakzaman, janganlah khawatir. Meski si anakzaman jarang buka friendster, bukan berarti si anakzaman lupa dengan temen2nya. Karena kita selalu butuh temen.

"Gonna get high with a little help from my friends" kata John dan Paul.

enam

September 29th, 2005 by anakzaman

Sekarang ada foto baru di halaman depan friendsternya si anakzaman. Mungkin ada yang penasaran, si anakzaman lagi ngapain di foto itu. Jawabannya adalah, si anakzaman sedang melompat untuk menangkap benda bundar putih yang terkenal dengan nama frisbee. Sebenarnya nama benda itu bukan frisbee tetapi disc, tetapi berhubung merek pertama yang terkenal adalah frisbee, ya sampai sekarang banyak yang menamakan benda itu "frisbee".

Si anakzaman melompat dalam rangka permainan yang bernama "Ultimate". Dua tim saling mengoper disc sampai tim tersebut berhasil menangkap disc di dalam area akhir atau "endzone". Mirip dengan American Football. Bedanya, orang yang memegang disc tidak boleh berjalan / berlari dengan disc itu dan tidak ada kontak badan sama sekali. Seringkali terjadi kontak badan, tetapi biasanya itu tidak sengaja. Kontak badan secara sengaja dilarang dalam olahraga ini.

Tim terdiri dari 7 orang dan kadang-kadang bercampur antara pria dan wanita. Olahraga ini cukup bikin lelah karena harus sering berlari dan loncat. Dan belum lagi teknik melempar disc harus dipelajari secara seksama.

Olahraga ini cukup terkenal di bilangan Amerika Serikat dan Eropa. Di Asia belum terlalu tetapi dalam 10 tahun mendatang pasti bakal terkenal. Si anakzaman sendiri memulai olahraga ini 2 tahun yang lalu karena salah satu karibnya cukup handal dalam permainan ini.

Tertarik? Silakan kunjungi website federasi internasional olahraga ini.

lima

July 27th, 2005 by anakzaman

Abisannya sering dapet e-mail ngasih tahu kalo ada ‘friend’ yang baru saja meng-update blognya. Kan jadi pengen juga ngirim e-mail ngasih tahu kalo blog si anakzaman di-update juga. Padahal sih si anakzaman ngga tau harus nge-blog apa.

Kerjaan ya begini-begini saja.
Cuaca nyaman tapi ya begitu-begitu saja.
Kehidupan pribadi ya seperti biasa.
Olahraga juga begitu saja, belum ada turnamen lagi.

Mungkin hari jumat dan akhir pekan bakal beda? Seharusnya. Semoga.

papat

July 5th, 2005 by anakzaman

Salah satu temen si anakzaman lagi bikin daftar album musik yang paling berpengaruh dalam hidupnya. Ia menyebut beberapa album musik berdasarkan tahun terbit dan kenapa album itu berpengaruh. Dan ketika si anakzaman ngasih komentar, dia membalas bilang "pasti loe tertarik bikin daftar juga ya?"

Iya juga sih.

Jadinya ini ada beberapa album musik yang berpengaruh di dalam hidup si anakzaman:

Appetite For Destruction - Guns ‘N Roses.
Album ini yang membuat si anakzaman tertarik sama musik. Album ini yang membuat si anakzaman mencoba bermain musik. Album ini mengingatkan si anakzaman akan masa-masa indah SMP.

Achtung Baby! - U2.
Kalau album sebelumnya mengingatkan akan masa indah SMP, album ini mengingatkan si anakzaman ke masa-masa nikmat SMA.

Under The Table And Dreaming - Dave Matthews Band.
Dan album ini mengingatkan si anakzaman akan masa-masa kuliah.

Rosewood - Rosewood.
Bisa jadi si anakzaman yang main bass di album ini, bukan Modi. Tapi apa daya, nasib berkata lain sehingga Modi yang menjadi bassis Rosewood, bukan si anakzaman.

Dan masih banyak lainnya… Cape tau mengingat-ingat memori apa yang terkait sama sebuah album. Apalagi kalau ada ratusan album.

episode III

May 23rd, 2005 by anakzaman

18 Mei 2005. Tanggal bersejarah di Eropa bagi para penggemar Star Wars. Karena pada tanggal itu episode ketiga Star Wars mulai disajikan di bioskop lokal. Sebagai pengamat kultur pop, si anakzaman tentunya ngga mau ketinggalan. Tanggal 17 jam 22.30 si anakzaman sudah berada di dalam sinema, menunggu Star Wars Episode III: Revenge of the Sith.

Tepat pukul 00.01 lampu padam dan di layar lebar terlihat logo 20th Century Fox. Ruangan bergetar oleh sorak sorai penggemar Star Wars. Dua jam dan 15 menit kemudian lampu dinyalakan kembali. Seluruh ruangan bertepuk tangan. Inilah akhir dari trilogi kedua Star Wars. Di mana si Anakin Skywalker menjadi Darth Vader. Di mana ceritanya bersambung ke Episode IV: A New Hope yang dirilis tahun 1977.

Sebagai film, Star Wars III hanya unggul di segi efek spesial. Akting Hayden Christensen sebagai Anakin Skywalker kelihatan kaku sekali. Tapi bukan hanya Christensen yang kaku. Samuel L Jackson, Natalie Portman, bahkan Ewan McGregor semuanya agak kaku. Salah siapa kalau bukan sang sutradara, George Lucas? Dari segi cerita juga biasa-biasa saja, karena sebagai penonton kita semua tahu akhir ceritanya bagaimana. Kita tahu kalau hanya Yoda dan Obi-Wan yang selamat. Kita tahu kalau Padme melahirkan kembar bernama Luke dan Leia. Dan kita semua tahu kalau Anakin menjadi Darth Vader. Tapi bagaimana semuanya itu terjadi, kita tidak tahu. Untungnya Lucas sadar akan ketidaktahuan kita sehingga dia bisa menulis naskah yang mampu menghipnotis penonton.

Mungkin ini adalah film Star Wars terakhir yang bisa ditonton di layar lebar, meskipun cerita untuk episode VII - IX sudah ada. Si anakzaman hanya berharap kalau ada episode VII - IX, semoga bukan George Lucas yang menjadi sutradara dan penulis naskah.

Si anakzaman kembali menonton Star Wars Episode III hari minggu. Dan kalau DVDnya keluar, sudah pasti si anakzaman akan membeli paket khusus episode I-III untuk melengkapi set IV-VI yang sudah ia miliki. Fans Star Wars-kah si anakzaman? Ngga juga, hanya pengamat kultur pop yang selalu mengikuti zaman. Dan Star Wars adalah salah satu icon kultur pop terbesar saat ini.

‘May the Force be with you’

dua

April 17th, 2005 by anakzaman

Susah juga ya, nulis dalam bahasa emak. Udah pengen nulis dari kapan tau, cuman bingung nulis apa dan bagaimana. Ya abisannya si anakzaman jarang make bahasa emaknya sih, jadi agak-agak lupa gimana cara nulis yang baik dan benar dalam bahasa emaknya.

Eh, definisi ‘tolol’ itu apa ya? Bagaimana menggambarakan ‘orang tolol’? Apakah ia tidak pintar? Kalau ia tidak pintar, maka orang yang dapat nilai 5 untuk matematika bisa dikategorikan sebagai orang tolol dong? Atau apakah ia orang yang melakukan perbuatan yang kurang dewasa bagi orang seumuran dia? Atau apakah ia orang yang tidak menggunakan otaknya? Tapi dalam melakukan segala kegiatan, otak selalu dipergunakan (tanyakan saja ke ahli dalam bidang kedokteran).

Barusan si anakzaman merasa ‘tolol’, merasa melakukan sesuatu yang ‘tolol’. Cuman setelah dipikir-pikir, bagaimana ya mendefinisikan ‘tolol’ itu?

Tetapi ini bukan hal yang baru kok, si anakzaman terkenal dengan perbuatan dan kelakuan yang kadang-kadang dicap sebagai ‘tolol’.

yang pertama

April 5th, 2005 by anakzaman

Selamat datang di blognya si anakzaman.

Lah, kan si anakzaman udah punya blog (http://anakzaman.blogspot.com), kok bikin blog lagi? Ya abisannya blog yang satu itu selalu ditulis pake bahasa asing dan si anakzaman pengen nulis pake bahasa Indonesia, boleh dong bikin blog di friendster dengan bahasa emaknya.

Jadinya di sini deh, segala uneg-uneg si anakzaman bakal dilepaskan dalam bahasa emaknya. Sekalian ngelatih biar ngga lupa pegimana nulis dalam bahasa emaknya. Abisannya kan si anakzaman sekarang tinggal di negara asing dan bercakap dalam bahasa asing.

Ya wes, sampai jumpa di lain kesempatan.